Viktor Yanukovich, Anak Nakal Jadi Presiden

Citra Indah menemukan anak nakal yang jadi presiden. Viktor sering diplesetkan menjadi Pikiran Kotor. Tapi kali ini Anak bernama Viktor yang terkenal nakal, sekarang menjadi presiden. It's Great!

Pengadilan Ukraina membatalkan perolehan suara Viktor Yanukovich pada pemilu 2004 karena dianggap curang. Revolusi Oranye di Ukraina, bekas bagian Uni Soviet menjadi pro-Barat. Lima tahun setelah revolusi, target Ukraina menjadi anggota Uni Eropa tidak tercapai. Pemerintahan pro-Barat Presiden Viktor Yushchenko dan Perdana Menteri Yulia Tymoshenko gagal membawa warga Ukraina keluar dari derita ekonomi. Pada 2009, ekonomi Ukraina menyusut 15 persen, tingkat inflasi 16,4 persen. Ukraina tetap tergantung terhadap Rusia, baik ekspor maupun impor.

Viktor Yanukovich, Anak Nakal Jadi Presiden

 

Viktor Fyodorovich Yanukovich menjadi pilihan warga Ukraina. Ia mantan perdana menteri Ukraina yang pernah dipenjarakan pada era Soviet. Lahir dari keluarga kelas pekerja di Donetsk, wilayah penambangan batu bara di Ukraina. Sejak kecil berbahasa Rusia dan mendalami teknik-mekanik melalui pelatihan dan kuliah jarak jauh di Institut Politeknik Donetsk.

Masa kecil yang sulit

Yanukovich tipikal anak kelas pekerja yang tidak mudah bisa bersekolah tinggi. Ibunya perawat dari etnis Ukraina, meninggal dunia ketika Yanukovich berusia dua tahun. Ketika remaja, juga ditinggal ayahnya, sehingga Yanukovich kemudian tinggal bersama neneknya.

Pada usia 17 tahun, 15 Desember 1967, Yanukovich dihukum penjara 3 tahun karena terlibat dalam perampokan dan penyerangan ringan. Dia menjalani hukuman di penjara Kremenchuk, tetapi kemudian dibebaskan setelah 7 bulan karena berperilaku baik. Yanukovich juga pernah dipenjara 2 tahun pada 1970 karena pencurian dan kekerasan. Namun, pada 27 Desember 1978, pengadilan wilayah Donetsk menghapus catatan kriminalnya.

Dia memasuki dunia kerja sebagai manajer transportasi di industri penambangan batu bara. Posisinya itu kemudian mengantar dia menjadi anggota Partai Komunis Uni Soviet. Sejak itulah jalan baginya untuk berkarier politik pun terbuka.

Menyadari berbagai kekurangannya, Yanukovich rajin untuk terus belajar dan menimba ilmu. Hasilnya, pada 2001 dia lulus dari Akademi Perdagangan Luar Negeri, Ukraina, dengan gelar master di bidang hukum internasional. Belakangan dia juga dianugerahi gelar doktor dan kemudian profesor.

Yanukovich pun tidak mau lagi mengulangi kesalahan pada 2004. Dia menggunakan konsultan politik AS, Paul Manafort, yang banyak mendukung sukses kandidat Partai Republik untuk memperbaiki citranya sekaligus menyusun strategi kampanye yang jitu. Dia tidak mau lagi menang dengan cara yang curang.

Hasilnya, para pengamat internasional pun memuji pemilu Ukraina 2010 sebagai pemilu yang baik, transparan, dan bersih. Itu adalah legitimasi yang kuat buat Yanukovich meskipun kubu lawannya, Tymoshenko, terus berusaha meniup-niupkan adanya kecurangan yang dilakukan kubu Yanukovich.

Search

© 2017 CitraIndah City. Sales: Fienso: 081282257456, 08564803147, http://citraindahciputra.com http://citraindahciputra.net http://fienso.com